Tak ada yang bisa kuberikan kecuali do’a untukmu, sebatas mampuku pula…

Sahabat, dalam ruang perjalanan sejarah peradaban manusia
Ia kehidupan kita
Di ruang kecil itu ada ruang mimpi kita bersama
Jauh dibelakang sana!
Dan untuk membuka ruang mimpi itu,
Kita harus memasuki koridor-koridor waktu yang cukup panjang dan sarat beban
Sarat rintangan, namun sarat pula akan kesan
Dan kitapun sering bertemu ruang-ruang buntu dan berdebu, yang membuat kita ragu
Sahabat, pernah mungkin kita terjaga dari mimpi indah itu
Lalu termangu kita dalam hampa,
Menatap realita yang sangat jauh dari berbeda

Sahabat, kadang kita melewati lorong yang cukup luas
Hingga kita bisa melangkah bersama beriringan
Namun ada masanya, kita melewati lorong yang yang sempit
Hingga kita terpaksa menapakinya bergantian… sendirian!
DISAAT ITULAH KITA RASAKAN KESUNYIAN MENETAPI HATI
Mencekam hingga menusuk kalbu yang paling dalam

Sahabat, disaat itulah aku baru sadar
Bahwa tanpamu jalan ini terasa jauh dan sepi sekali
Tanpamu semua akan menjadi lelah
Ceria berubah menjadi kegetiran….., kecemburuan…., bahkan kemarahan……!

Namun, Sahabat,
Begitulah perjalanan yang mau tidak mau harus kita lalui
Untuk membuktikan pada Tuhan bahwa kita mencintai-Nya!

Sahabat,
Bila kau terjaga dari mimpimu dan merasakan kesunyian yang sama
Ingatlah…bahwa do’aku selalu menyertaimu
Bila kau terjaga dari mimpimu dan merasakan kepedihan yang sama
Ingatlah, bahwa do’aku salalu menyertaimu
Mudah-mudahan Tuhan mnegumpulkan kita kembali di Surga-Nya, sebagai bagian dari golongan hamba-Nya yang bertakwa.

Amien

(Special Buat Semua Anak Incredible, Aku hanya berharap pada “kita”. Semoga Kalian Masih Yang Seperti Dulu)

Advertisements